Desa Kezewea I
Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada
Kegiatan Musyawarah Penetapan RKPDes dan APBDes TA 2026
Sahkan Arah Pembangunan, Pemdes Kezewea I Ketuk Palu Penetapan RKPDes dan APBDes TA 2026
KEZEWEA I – Melalui proses perencanaan yang panjang dan partisipatif, Pemerintah Desa Kezewea I secara resmi menggelar Musyawarah Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Balai Pertemuan Desa, dihadiri oleh seluruh elemen strategis desa.
Transparansi dan Pengawasan Bersama
Musyawarah ini dihadiri oleh Kepala Desa, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan tokoh adat, tokoh perempuan, serta para Kepala Dusun. Kehadiran BPD dalam musyawarah ini sangat krusial sebagai fungsi pengawasan untuk memastikan bahwa anggaran yang ditetapkan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
"Hari ini kita telah menyepakati dokumen negara tingkat desa. RKPDes dan APBDes 2026 ini adalah janji kerja kita kepada masyarakat. Transparansi adalah harga mati, agar setiap warga bisa ikut mengawal jalannya pembangunan," tegas perwakilan Pemerintah Desa Kezewea I.
Tahapan Menuju Realisasi
Setelah dokumen ini disepakati dan ditandatangani bersama antara Kepala Desa dan Ketua BPD, langkah selanjutnya adalah proses verifikasi oleh pihak Kecamatan dan Kabupaten. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengalokasian dana desa sesuai dengan regulasi yang berlaku di tingkat pusat maupun daerah.
Harapan Masyarakat: Masyarakat menyambut baik penetapan yang tepat waktu ini. Dengan disahkannya APBDes 2026 lebih awal, diharapkan pelaksanaan kegiatan fisik dan pemberdayaan dapat dimulai sejak awal tahun (Januari), sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh warga di RT 008 Dusun Boraba, RT 004 Dusun Kajumeze, hingga seluruh pelosok Desa Kezewea I.
Kesimpulan
Penetapan RKPDes dan APBDes 2026 menjadi simbol kemandirian Desa Kezewea I. Dengan perencanaan yang matang dan anggaran yang terukur, desa siap menyongsong tahun 2026 dengan semangat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


