Desa Kezewea I
Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada
Memutus Rantai Stunting dari Hulu: Pembangunan Broncaptering Mata Air Lia Rea di Desa Kezewea I
Memutus Rantai Stunting dari Hulu: Pembangunan Broncaptering Mata Air Lia Rea di Desa Kezewea I
Kecamatan Golewa Selatan – Akses terhadap air bersih merupakan fondasi utama kesehatan masyarakat. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Desa Kezewea I di Kecamatan Golewa Selatan melakukan langkah strategis melalui pembangunan infrastruktur Broncaptering di Mata Air Lia Rea.
Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya terintegrasi untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar air minum bagi warga di 4 RT sekaligus menjadi senjata utama dalam intervensi penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Apa Itu Broncaptering?
Secara teknis, Broncaptering adalah bangunan penangkap mata air yang berfungsi untuk melindungi sumber air dari kontaminasi permukaan (seperti air hujan yang membawa lumpur atau bakteri) dan menampungnya sebelum dialirkan ke bak penampung utama (reservoir).
Dengan sistem ini, debit air dari Mata Air Lia Rea dapat dikelola secara optimal, memastikan aliran air tetap stabil meski memasuki musim kemarau, serta menjaga kualitas air agar tetap layak konsumsi sesuai standar kesehatan.
Sasaran dan Manfaat Utama
Pembangunan ini difokuskan untuk menjawab dua tantangan besar di Desa Kezewea I:
-
Pemenuhan Kebutuhan Dasar 4 RT Selama ini, akses air bersih di beberapa titik masih menjadi kendala harian. Dengan selesainya Broncaptering ini, distribusi air akan menjangkau 4 RT secara lebih merata, sehingga warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air untuk memasak, mandi, dan kebutuhan domestik lainnya.
-
Penanganan Stunting secara Komprehensif Stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, tetapi juga oleh faktor lingkungan (sanitasi dan air bersih). Air yang tercemar dapat menyebabkan diare berulang pada balita, yang menghambat penyerapan nutrisi.
-
Air Bersih = Higienitas Meningkat: Memungkinkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) diterapkan di tingkat rumah tangga.
-
Pencegahan Penyakit Penular: Mengurangi risiko penyakit water-borne yang menjadi pemicu tidak langsung terjadinya stunting.
-
Dampak Jangka Panjang
Pemerintah Desa berharap keberadaan infrastruktur ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara signifikan. Investasi pada air bersih adalah investasi pada masa depan generasi Kezewea I. Anak-anak yang tumbuh dengan akses air bersih yang baik memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari ancaman stunting.
"Membangun desa dimulai dari memastikan air mengalir sampai ke dapur warga. Tanpa air bersih, upaya pemenuhan gizi untuk stunting akan sulit mencapai hasil maksimal."


